Menghidupi atau Membunuh Keinginan: Menelaah Idea Keinginan sebagai Sebab Penderitaan dalam Alam Pikir Buddhisme dan Kekristenan

  • Samuel Ferdianto

Abstract

Keinginan merupakan salah satu unsur yang penting dalam perjalanan hidup manusia. setiap manusia pastilah memiliki keinginan didalam hidupnya. Keinginan dapat mewujud dalam banyak hal dan tak jarang pula keinginan manusia itu bercampur dengan ambisi, hawa nafsu. Budhisme menganggap keinginan sebagai sebab dari penderitaan. Segala sesuatu dalam hidup adalah penderitaan. Keinginan menjadi sebab penderitaan karena manusia terkadang tidak mengetahui apa yang diinginkannya sehingga dari ketidakpengetahuan tersebut keinginan tersebut dinilai secara negatif. Teks Kristen dalam Ul.5:21, Kel 20:17 dan Yakobus 4:1-3 yang menjadi sumber teks dalam menelaah idea keinginan dalam kekristenan secara umum juga memberikan gambaran keinginan sebagai sesuatu yang negatif. Apakah dengan demikian keinginan manusia tidak diperbolehkan karena semua keinginan adalah buruk? Tulisan ini berisi pertimbangan dari kedua alam pikir ; alam pikir Budhisme dan Kekristenan mengenai keinginan manusia dan batasan keinginan itu dianggap atau dikonotasikan secara negatif.

Author Biography

Samuel Ferdianto
Student of The Undergraduate Programme Faculty of Theology Duta Wacana Christian University
Published
2014-04-03
How to Cite
FERDIANTO, Samuel. Menghidupi atau Membunuh Keinginan: Menelaah Idea Keinginan sebagai Sebab Penderitaan dalam Alam Pikir Buddhisme dan Kekristenan. Wacana Teologi, [S.l.], v. 6, n. 1, apr. 2014. ISSN 20870655. Available at: <http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/wacana/article/view/165>. Date accessed: 14 aug. 2018.