Masih Terlihatkan Pelangi di atas Awan? Kajian Teologi Kontekstual atas Fenomena Bencana Banjir di Kota Bekasi

  • Oktavianus Heri Prasetyo Nugroho

Abstract

Fenomena banjir khususnya di Bekasi sudah menjadi langganan berita setiap tahun. Seolah hanya bisa diterima dengan pasrah. Namun menarik untuk digali, apakah bencana banjir tersebut hanya merupakan bencana alam, atau sesungguhnya juga merupakan bencana sosial dan struktural? Makalah ini mencoba untuk melihat pentingnya menilik sebab musabab dan dampak bencana banjir dengan serius serta membangun spiritualitas ekologis dan tindakan etis yang kontekstual. Melalui makalah ini, kita belajar untuk mulai berpikir keras mengembangkan ‘ekologi dalam’, dalam perspektif kosmosentrik, yang memberi ruang bagirelasi organis dan mutual antara Allah dengan alam, termasuk manusia di dalamnya, serta mendorong kesadaran bersama untukikut membela hak-hak alam dalam gerakan antar iman.

Author Biography

Oktavianus Heri Prasetyo Nugroho
Student of The Postgraduate Programme Faculty of Theology (Master of Theology) Duta Wacana Christian University
Published
2014-04-03
How to Cite
NUGROHO, Oktavianus Heri Prasetyo. Masih Terlihatkan Pelangi di atas Awan? Kajian Teologi Kontekstual atas Fenomena Bencana Banjir di Kota Bekasi. Wacana Teologi, [S.l.], v. 6, n. 1, apr. 2014. ISSN 20870655. Available at: <http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/wacana/article/view/166>. Date accessed: 14 aug. 2018.

Keywords

Teologi kontekstual; banjir; Bekasi; bencana sosial dan struktural; antroposentris; spiritualitas ekologis; ekologi dalam; kosmosentrik; panenteisme; penciptaan terus-menerus; pelangi; tindakan etis; mobilisasi religius; interfaith community