Monotheisme Trinitarian Dalam Dialog Mistik Kristen Dan Pemeluk Kebatinan Di Jawa Kembalinya Spiritualitas Asia Menuju Transformasi Sosial Bersama

  • Ari Mustyorini

Abstract

Kekristenan yang tumbuh di tanah Jawa seringkali berbenturan dengan budaya Jawa. Sampai dengan sekarang, kekristenan masih mencurigai kearifan lokal budaya Jawa sebagai bagian dari kegelapan. Ada jarak antara kekristenan dan budaya Jawa yang perlu untuk dijembatani, terlebih dalam penghayatan akan Monotheisme Trinitarian sehingga tidak perlu lagi adanya kecurigaan satu sama lain. Penulis memilih istilah dialog mistik dan bukan dialog teologis sebab yang akan dibahas oleh penulis adalah tentang bagaimana pengalaman akan Allah dan kasih-Nya dalam kekristenan dan kebatinan. Diharapkan melalui dialogmistik ini akan ada perjumpaan yang membuat umat Kristen menghayati imannya dalam konteks lokal sebagai orang Jawa. Kata mistik tidak menunjuk kepada pemahaman hal-hal gaib tetapi menjelaskan hubungan pribadi yang otentik dengan Allah.

Author Biography

Ari Mustyorini
Student of The Postgraduate Programme Faculty of Theology (Master of Theology) Duta Wacana Christian University
Published
2014-04-03
How to Cite
MUSTYORINI, Ari. Monotheisme Trinitarian Dalam Dialog Mistik Kristen Dan Pemeluk Kebatinan Di Jawa Kembalinya Spiritualitas Asia Menuju Transformasi Sosial Bersama. Wacana Teologi, [S.l.], v. 6, n. 1, apr. 2014. ISSN 20870655. Available at: <http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/wacana/article/view/168>. Date accessed: 23 may 2018.