Citra Perempuan? Mendialogkan Peran Perempuan dalam Film “Passion of The Christ” dengan Teologi Kristen

  • Juliana Agusthina Tuasela

Abstract

“Passion of The Christ” adalah film bergenre Yesus yang kontroversial. Mel Gibson memproduksi film yang begitu impresif, dipuja – puja sekaligus dibenci. Yesus menjadi tokoh sentral yang divisualisasikan dengan ekspos kekerasan, kesadisan dan kekejaman secara vulgar. Tokoh Yesus sebagai Hero Victim (Pahwalan Yang Berkorban) menjadi sorotan utama. Bertolak dari sensitifitas tinggi sebagai perempuan, penulis tertarik mengeksplorasi tokoh-tokoh figuratif perempuan. Secara analitis ditemukan sejumlah tokoh perempuan dengan karakter kuat yang berkontribusi mengafirmasi sentralitas peran Yesus. Citra perempuan yang terekspose dalam screen film adalah tokoh yang mentransferkan pengaruh positif terhadap ketokohan Yesus. Film sebagai produk budaya populer berani keluar dari zona aman patriarkhi mengkounter konstruksi teologi yang pro-paternalistik. Mendialogkan peran perempuan dalam film “Passion of The Christ” dengan teologi Kristen menjadi isu sentral penulis dalam tulisan ini. Proses dialogis produk budaya populer dan teologi Kristen tentang citra perempuan ini dikontekstualisasikan untuk mentransformasi peran perempuan di Indonesia.

Author Biography

Juliana Agusthina Tuasela
Student of Postgraduate Programme Faculty of Theology Duta Wacana Christian University
Published
2014-04-03
How to Cite
TUASELA, Juliana Agusthina. Citra Perempuan? Mendialogkan Peran Perempuan dalam Film “Passion of The Christ” dengan Teologi Kristen. Wacana Teologi, [S.l.], v. 6, n. 1, apr. 2014. ISSN 20870655. Available at: <http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/wacana/article/view/169>. Date accessed: 23 feb. 2018.

Keywords

Feminisme; Perempuan; Budaya Populer; Teologi Kristen; Film Yesus; Kontekstual