Teologi Kem(u)(a)rahan Allah: Sebuah Upaya Mengkonstruksikan Teologi Kemurahan Allah

  • Hardiyan Triasmoroadi Greja Kristen Jawi Wetan

Abstract

Abstract


In the context of identity contestation in today’s Indonesia, it is worth putting back the discourse of the “face of God”, since it may raise questions such as: “Does the fierce religious expression refer to the theology of the wrath of God? What is the contribution of the theology of mercy in intervening the interreligious dispute? What is the biblical response on the relationship between God’s wrath and mercy?” To expose those issues, this article constructs the theology of God’s mercy as a basis for a distinct religious behavior presenting the true companionship.



Abstrak


Di tengah konteks kontestasi dan pertikaian identitas di Indonesia yang akhir-akhir ini lekat dengan kekerasan, diskursus perihal wajah Allah kembali menarik untuk diketengahkan kembali, sebab secara tak terelakkan memunculkan pertanyaan-pertanyaan: “Apakah di balik laku garang yang diperlihatkan kaum religius terdapat teologi kemarahan Allah? Bagaimanakah kontribusi teologi kemurahan Allah dalam melerai pertikaian interreligius? Bagaimanakah keterkaitan antara gambaran kemarahan Allah dan kemurahan Allah secara biblis?” Dalam rangka mencari jawabnya, maka esai ini akan berupaya mengelaborasi secara biblikal-kontekstual, untuk kemudian mengajukan konstruksi teologi kemurahan Allah sebagai daya dukung yang mendorong laku umat beriman guna semakin menghadirkan kesejatian persaudaraan.

Published
2018-04-25
How to Cite
TRIASMOROADI, Hardiyan. Teologi Kem(u)(a)rahan Allah: Sebuah Upaya Mengkonstruksikan Teologi Kemurahan Allah. GEMA TEOLOGIKA, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 39-52, apr. 2018. ISSN 2502-7751. Available at: <http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gemateologika/article/view/318>. Date accessed: 15 oct. 2018. doi: https://doi.org/10.21460/gema.2018.31.318.

Keywords

theology; biblical theology; contextual