Memahami Mahâyâna dan Hînayâna dalam Filsafat Timur

  • Paulus Eko Kristianto Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara

Abstract

Abstract


Since the death of Buddha, Buddhism has become very popular and growing. This was marked by the presence of two great schools of Buddhism namely Mahāyâna and Hînayâna. These two streams have similarities and differences in rituals and faith proclamation. This article, explains various characteristics of the two streams into their sub-streams. Such characteristics are not meant to divide the concept of seeing and living the Buddha, but to enrich the horizon of thought about it.


 


Abstrak


Sejak meninggalnya sang Buddha, Buddhisme menjadi begitu popular dan berkembang. Hal tersebut ditandai hadirnya dua aliran besar Buddhisme yakni Mahâyâna dan Hînayâna. Kedua aliran ini memiliki persamaan dan perbedaan dalam menjalani ritual dan mengikrarkan keyakinannya. Melalui artikel ini, penulis mencoba menjelaskan berbagai karakteristik kedua aliran hingga sub alirannya. Karakteristik ini tidak dimaksudkan memecah pemahaman dalam melihat dan menghayati Buddha, melainkan makin memperkaya cakrawala berpikir.

Published
2018-04-25
How to Cite
KRISTIANTO, Paulus Eko. Memahami Mahâyâna dan Hînayâna dalam Filsafat Timur. GEMA TEOLOGIKA, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 19-38, apr. 2018. ISSN 2502-7751. Available at: <http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gemateologika/article/view/346>. Date accessed: 14 aug. 2018. doi: https://doi.org/10.21460/gema.2018.31.346.

Keywords

Mahâyâna; Hînayâna; Yogâcâra; Mādhyamika; Vaibhâsika; Sautrântika