Peer Review Process

Setiap naskah yang dikirimkan harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal serta memenuhi pedoman penulisan yang ditetapkan. Naskah harus memiliki nilai ilmiah dan/atau kebaruan yang relevan dengan fokus dan ruang lingkup Gema Teologika serta bebas dari plagiarisme. Penulis dianjurkan melakukan pemeriksaan kemiripan naskah menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme sebelum pengajuan. Editor melakukan pemeriksaan plagiarisme menggunakan perangkat lunak Turnitin. Naskah yang diterima adalah naskah yang setelah diperiksa dengan Turnitin tidak melebih 15% kemiripan. Hal yang sama juga berlaku untuk naskah yang tidak memenuhi ketentuan yang ada terkait dengan penggunaan AI.  Naskah yang ditemukan dengan masalah tersebut secara otomatis ditolak dan penulis akan diberitahu.  Gema Teologika tidak akan menggunakan bagian penting dari naskah itu untuk kepentingan publikasi.

Naskah penelitian yang memenuhi persyaratan awal akan melalui proses double-blind peer review oleh sekurang-kurangnya dua reviewer ahli yang kompeten di bidangnya. Reviewer bertugas memberikan penilaian dan masukan ilmiah secara objektif, konstruktif, dan jelas untuk meningkatkan kualitas naskah. Seluruh informasi dan isi naskah yang diterima untuk ditinjau wajib dijaga kerahasiaannya. Reviewer juga wajib melaporkan kepada editor apabila menemukan indikasi plagiarisme, pelanggaran hak cipta, atau permasalahan etika lainnya.

Keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan naskah ditetapkan oleh editor dengan mempertimbangkan hasil dan rekomendasi reviewer. Pemimpin Redaksi menentukan urutan publikasi artikel yang telah diterima dengan mempertimbangkan tanggal penerimaan, distribusi keragaman penulis, serta kesesuaian dengan tema edisi Gema Teologika.

Proses peninjauan sejawat ini juga mengikuti panduan yang ada di COPE (https://publicationethics.org/guidance/guideline/ethical-guidelines-peer-reviewers)